Saturday, 17 March 2018

Kandungan dan Manfaat Buah Manggis Bagi Kesehatan

Berikut beberapa kandungan yang terdapat di dalam kulit buah manggis:  1. Xanthone Di dalam kulit manggis terdapat senyawa yang disebut Xanthone. Xanthone merupakan antioksidan yang tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektronnya dan menjadi tidak stabil.    Untuk menstabilkannya, radikal bebas akan mengambil electron dari dalam tubuh manusia. Hal ini yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan-kerusakan pada tubuh manusia, seperti diabetes, kanker dan penyakit jantung koroner.    Kandungan xanthone pada kulit buah manggis lebih besar daripada kandungan xanthone pada wortel dan jeruk. Yaitu, memiliki nilai antioksidan mencapai 17.000-20.000 ORAC per 100 ons.    Sedangkan pada wortel dan jeruk hanya memiliki kadar ORAC-nya sekitar 300 dan 2.400. ORAC adalah singkatan Oxygen Radical Absorbance Capacity atau kemampuan antioksidan untuk menetralkan radikal bebas. Sehingga mampu mengobati serta mencegah penyakit degenerative yang terjadi di dalam tubuh.    2. Anthosianin Manfaat buah manggis selanjutnya didapat dari kandungan antosianin yang dimilikinya. Antosianin adalah pigmen merah yang dapat mempengaruhi warna buah. Biasanya terdapat dalam strawberry, manggis dan bunga mawar.    Antosianin inilah yang mempengaruhi warna merah sampai ungu pada kulit manggis. Antosianin merupakan salah satu anti dioksidan tinggi yang bersifat sebagai pelindung nabati yang mampu meningkatkan kesehatan manusia.    Antisianin juga dapat berfungsi untuk mencegah terjadinya aterosklerosis, yaitu keadaan dimana tubuh telah terjadi penyumbatan pembuluh darah. Antisisanin bekerja dengan menghambat terjadinya proses aterogenesis dengan cara mengoksidasi lemak jahat yang ada di dalam tubuh.    Hal inilah yang dipercaya bahwa antisianin dapat mencegah terjadinya penyakit tertentu seperti penyakit jantung dan kanker.    3. Tanin Tanin, antioksidan lain selain xanthone, dan anthosianin yang terkandung di dalam kulit buah manggis ini mampu untuk menghambat enzim seperti topoisomerase, anti-diare, DNA, dan menghambat pertumbuhan sel tumor. Akan tetapi Tanin juga mampu membentuk jaringan yang kuat dengan protein menjadi anti nutrisi.    Sifat Anti nutrisi pada tanin atau penyerapan protein dalam pencernaan perlu diperhatikan. Produk-produk yang menggunakan zat tanin ini harus memperhatikan kadar tannin yang digunakan agar kadar penggunaannya aman dikonsumsi untuk pencernaan manusia. Sehingga tidak menyerap protein yang seharusnya digunakan untuk tubuh.    4. Anti Kanker Kandungan di dalam kulit buah manggis adalah memiliki sifat anti-kanker. Kulit manggis mengandung xanthones yang merupakan zat anti inflamasi atau peradangan, zat anti-kanker dan anti bakteri.    Diantara berbagai buah herbal untuk mengobati dan mencegah kanker, dapat dikatakan bahwa manfaat kulit manggis dan manfaat buah manggis lah yang paling utama untuk menyembuhkannya.    Selain mencegah dan menyembuhkan penyakit kanker, manfaat kulit manggis bagi kesehatan tubuh adalah dapat mengatasi keracunan makanan, menormalkan tekanan darah, memperkuat system imun atau kekebalan tubuh, mencegah penyakit disentri, mencegah terjadinya kerusakan pada DNA, mengurangi nyeri ketika menstruasi, meringankan nyeri sakit gigi, mengobati diare, menyembuhkan batu ginjal, menurunkan berat badan sebagai formula diet serta beberapa manfaat yang lainnya.    5. Anti Mikroba Manfaat buah Manggis yang terdapat di dalam kulit manggis adalah sebagai anti-mikroba. Anti mikroba merupakan obat yang mampu membasmi mikroba terutama fungi.    Anti mikroba ini yang akan menghasilkan anti biotik yang mampu menghambat pertumbuhan mikroba atau jamur yang menyebabkan terjadinya infeksi pada luka, seperti bakteri Staphylococcus aureus yang sangat rentan terhadap anti biotik metisin.    Anti mikroba yang dapat menghambat mikroba melalui metabolisme sel mikroba,menghambat sintesis dinding sel mikroba atau mengganggu keutuhan sel membran mikroba.    Kandungan sulfon, asam aminosalisilat, trimethoprim dan sulfonamide bekerja membentuk efek bakteriostatik. Yaitu kondisi yang menyebabkan bakteri bersifat statis atau tidak dapat berkembang.
Siapa yang tidak mengenal buah yang satu ini. Buah yang memiliki nama latin garcinia mangostana atau buah manggis ini memiliki segudang manfaat yang sangat baik untuk tubuh.

Tidak hanya daging buahnya saja yang bermanfaat bagi tubuh, akan tetapi kulit buahnya pun tak kalah kaya akan kandungan manfaat buah manggis yang luar biasa bagi kesehatan tubuh. Tak salah jika buah manggis ini memiliki sebutan sebagai queen of tropical fruits atau ratu buah tropis.

Buah manggis tumbuh di negara-negara tropis seperti Thailand, Myanmar, India, Vietnam, dan beberapa daerah di Indonesia. Buah manggis hanya dapat berbuah pada bulan-bulan tertentu saja setiap tahunnya atau buah musiman.

Buah ultra tropis ini tumbuh dengan membutuhkan curah hujan dan kelembaban. Buah manggis tidak dapat tumbuh pada daerah yang kering dan juga tidak dapat tumbuh di daerah dataran yang tinggi.

Selain memiliki rasa yang manis, segar dan lezat, manfaat buah manggis memang sudah tidak diragukan lagi. Buah yang memiliki tiga bagian unsur buah, yaitu kulit buah manggis, daging buah dan biji buah ini memiliki berbagai macam kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Kandungan di dalam buah manggis mampu mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit kronis yang sulit untuk diobati.

Buah manggis atau ratu buah tropis ini memiliki kandungan yang sangat luar biasa untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan manfaat buah manggis yang terdapat di dalam daging buah meliputi kandungan vitamin C, B1 dan B2 serta kalium yang baik untuk tubuh.

Selain itu, Di dalam kulit manggis juga terdapat berbagai macam senyawa yang sangat luar biasa baiknya untuk kesehatan tubuh.

Sebelum lebih lanjut mungkin Anda belum membaca postingan beberapa hari yang lalu mengenai kandungan dan manfaat buah kelapa bagi kesehatan dan kecantikan. Jika belum silahkan baca terlebih dahulu.

Berikut beberapa kandungan yang terdapat di dalam kulit buah manggis:

1. Xanthone

Di dalam kulit manggis terdapat senyawa yang disebut Xanthone. Xanthone merupakan antioksidan yang tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektronnya dan menjadi tidak stabil.

Untuk menstabilkannya, radikal bebas akan mengambil electron dari dalam tubuh manusia. Hal ini yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan-kerusakan pada tubuh manusia, seperti diabetes, kanker dan penyakit jantung koroner.

Kandungan xanthone pada kulit buah manggis lebih besar daripada kandungan xanthone pada wortel dan jeruk. Yaitu, memiliki nilai antioksidan mencapai 17.000-20.000 ORAC per 100 ons.

Sedangkan pada wortel dan jeruk hanya memiliki kadar ORAC-nya sekitar 300 dan 2.400. ORAC adalah singkatan Oxygen Radical Absorbance Capacity atau kemampuan antioksidan untuk menetralkan radikal bebas. Sehingga mampu mengobati serta mencegah penyakit degenerative yang terjadi di dalam tubuh.

2. Anthosianin

Manfaat buah manggis selanjutnya didapat dari kandungan antosianin yang dimilikinya. Antosianin adalah pigmen merah yang dapat mempengaruhi warna buah. Biasanya terdapat dalam strawberry, manggis dan bunga mawar.

Antosianin inilah yang mempengaruhi warna merah sampai ungu pada kulit manggis. Antosianin merupakan salah satu anti dioksidan tinggi yang bersifat sebagai pelindung nabati yang mampu meningkatkan kesehatan manusia.

Antisianin juga dapat berfungsi untuk mencegah terjadinya aterosklerosis, yaitu keadaan dimana tubuh telah terjadi penyumbatan pembuluh darah. Antisisanin bekerja dengan menghambat terjadinya proses aterogenesis dengan cara mengoksidasi lemak jahat yang ada di dalam tubuh.

Hal inilah yang dipercaya bahwa antisianin dapat mencegah terjadinya penyakit tertentu seperti penyakit jantung dan kanker.

Selain buah manggis, jambu biji juga memiliki khasiat untuk mencegah kanker, untuk lebih lengkapnya silahkan lihat postingan mengenai 6 manfaat buah jambu biji bagi kesehatan.

3. Tanin

Tanin, antioksidan lain selain xanthone, dan anthosianin yang terkandung di dalam kulit buah manggis ini mampu untuk menghambat enzim seperti topoisomerase, anti-diare, DNA, dan menghambat pertumbuhan sel tumor. Akan tetapi Tanin juga mampu membentuk jaringan yang kuat dengan protein menjadi anti nutrisi.

Sifat Anti nutrisi pada tanin atau penyerapan protein dalam pencernaan perlu diperhatikan. Produk-produk yang menggunakan zat tanin ini harus memperhatikan kadar tannin yang digunakan agar kadar penggunaannya aman dikonsumsi untuk pencernaan manusia. Sehingga tidak menyerap protein yang seharusnya digunakan untuk tubuh.

4. Anti Kanker

Kandungan di dalam kulit buah manggis adalah memiliki sifat anti-kanker. Kulit manggis mengandung xanthones yang merupakan zat anti inflamasi atau peradangan, zat anti-kanker dan anti bakteri.

Diantara berbagai buah herbal untuk mengobati dan mencegah kanker, dapat dikatakan bahwa manfaat kulit manggis dan manfaat buah manggis lah yang paling utama untuk menyembuhkannya.

Selain mencegah dan menyembuhkan penyakit kanker, manfaat kulit manggis bagi kesehatan tubuh adalah dapat mengatasi keracunan makanan, menormalkan tekanan darah, memperkuat system imun atau kekebalan tubuh, mencegah penyakit disentri, mencegah terjadinya kerusakan pada DNA, mengurangi nyeri ketika menstruasi, meringankan nyeri sakit gigi, mengobati diare, menyembuhkan batu ginjal, menurunkan berat badan sebagai formula diet serta beberapa manfaat yang lainnya.


Untuk program diet, Anda bisa menggunakan labu siam, info lebih lanjut silahkan baca postingan mengenai khasiat dan mafaat labu siam untuk diet.

5. Anti Mikroba

Manfaat buah Manggis yang terdapat di dalam kulit manggis adalah sebagai anti-mikroba. Anti mikroba merupakan obat yang mampu membasmi mikroba terutama fungi.

Anti mikroba ini yang akan menghasilkan anti biotik yang mampu menghambat pertumbuhan mikroba atau jamur yang menyebabkan terjadinya infeksi pada luka, seperti bakteri Staphylococcus aureus yang sangat rentan terhadap anti biotik metisin.

Anti mikroba yang dapat menghambat mikroba melalui metabolisme sel mikroba,menghambat sintesis dinding sel mikroba atau mengganggu keutuhan sel membran mikroba.

Kandungan sulfon, asam aminosalisilat, trimethoprim dan sulfonamide bekerja membentuk efek bakteriostatik. Yaitu kondisi yang menyebabkan bakteri bersifat statis atau tidak dapat berkembang.
Cara pengolahan Kulit Manggis Setelah mengetahui beberapa kandungan manfaat buah manggis dan kulitnya, kali ini akan saya jelaskan mengenai bagaimana cara Mengolah Kulit Manggis Sebagai Obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit yang ada di dalam tubuh.    Berikut cara-cara mengolah kulit dari buah manggis:    1. Diminum sebagai jus Cara membuat juz kulit manggis adalah dengan cara mengerok kulitnya kemudian blender dengan mencampurkan air dan gula secukupnya agar rasanya manis akan tetapi jangan banyak-banyak menggunakan gula karena bisa meningkatkan diabetes di dalam tubuh.    Lebih baik Anda menggunakan gula tebu atau gula merah atau madu. Blender sampai halus kemudian saring airnya. Minumlah secara rutin dua kali setiap hari dan rasakan manfaat buah manggis yang sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda.    2. Dikeringkan dan direbus Cara ini digunakan untuk mengawetkan kulit manggis dan bisa bertahan lebih lama terhadap jamur. Iris tipis-tipis kulit manggis kemudian keringkan dengan cara dijemur di bawah terik matahari sampai benar-benar kering.    Ambil beberapa kulit manggis yang sudah kering kemudian rebus dengan segelas air, tunggu beberapa saat sampai mendidih, kulit manggis tersebut berubah layu dan air berubah menjadi merah. Minum air rebusan tersebut secara rutin sebagai obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit di dalam tubuh.    3. Kulit manggis ditumbuk caranya hampir sama dengan penjelasan di atas akan tetapi kulit manggis yang sudah kering tersebut tidak direbus melainkan ditumbuk terlebih dahulu menjadi serbuk halus.    Kemudian bubuk kulit manggis tersebut diseduh dengan air hangat dan dicampur madu agar rasa yang dihasilkan tidak terlalu pahit untuk dikonsumsi. Hal ini membuat kulit manggis lebih awet untuk digunakan dan bisa berlangsung lama.    Bagaimana? Selain enak, ternyata buah manggis juga banyak sekali manfaatnya bukan. Informasi di atas merupakan pengetahuan mengenai kandungan dan manfaat buah manggis yang sangat baik untuk kesehatan serta cara pengolahan kulit manggis agar bisa dikonsumsi secara aman.    Nah, sedangkan untuk postingan berikutnya kita akan bahas mengenai manfaat buah mengkudu secara detail.
Image/Photo : merdeka.com

Cara pengolahan Kulit Manggis

Setelah mengetahui beberapa kandungan manfaat buah manggis dan kulitnya, kali ini akan saya jelaskan mengenai bagaimana cara Mengolah Kulit Manggis Sebagai Obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit yang ada di dalam tubuh.

Berikut cara-cara mengolah kulit dari buah manggis:

1. Diminum sebagai jus

Cara membuat juz kulit manggis adalah dengan cara mengerok kulitnya kemudian blender dengan mencampurkan air dan gula secukupnya agar rasanya manis akan tetapi jangan banyak-banyak menggunakan gula karena bisa meningkatkan diabetes di dalam tubuh.

Lebih baik Anda menggunakan gula tebu atau gula merah atau madu. Blender sampai halus kemudian saring airnya. Minumlah secara rutin dua kali setiap hari dan rasakan manfaat buah manggis yang sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda.

2. Dikeringkan dan direbus

Cara ini digunakan untuk mengawetkan kulit manggis dan bisa bertahan lebih lama terhadap jamur. Iris tipis-tipis kulit manggis kemudian keringkan dengan cara dijemur di bawah terik matahari sampai benar-benar kering.

Ambil beberapa kulit manggis yang sudah kering kemudian rebus dengan segelas air, tunggu beberapa saat sampai mendidih, kulit manggis tersebut berubah layu dan air berubah menjadi merah. Minum air rebusan tersebut secara rutin sebagai obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit di dalam tubuh.

3. Kulit manggis ditumbuk

Caranya hampir sama dengan penjelasan di atas akan tetapi kulit manggis yang sudah kering tersebut tidak direbus melainkan ditumbuk terlebih dahulu menjadi serbuk halus.

Kemudian bubuk kulit manggis tersebut diseduh dengan air hangat dan dicampur madu agar rasa yang dihasilkan tidak terlalu pahit untuk dikonsumsi. Hal ini membuat kulit manggis lebih awet untuk digunakan dan bisa berlangsung lama.

Bagaimana? Selain enak, ternyata buah manggis juga banyak sekali manfaatnya bukan. Informasi di atas merupakan pengetahuan mengenai kandungan dan manfaat buah manggis yang sangat baik untuk kesehatan serta cara pengolahan kulit manggis agar bisa dikonsumsi secara aman.

Nah, sedangkan untuk postingan berikutnya kita akan bahas mengenai manfaat buah mengkudu secara detail.

Sedangkan untuk berbagai manfaat buah bagi kesehatan dan kecantikan Anda, silahkan ke bagian-kategori manfaat buah, di sana Anda bisa memilih berbagai tips dan manfaat buah untuk kebugaran Anda.

- Silahkan Berkomentar Sesuai Dengan Artikel.
- Komentar yang mengandung SP4M akan otomatis ke kotak SP4M.
- Link/Url Aktif Mati akan dihapus.
- Terima Kasih Atas Komentar dan Pengertiannya.
EmoticonEmoticon