Saturday, 10 June 2017

Manfaat Labu Siam Untuk Bayi

Apa Sajakah Khasiat dan Manfaat Labu Siam Untuk Bayi? Berikut Selengkapnya. Labu siam merupakan salah satu sayur yang masih tergolong ke dalam keluarga labu. Tanaman ini merambat dan buah labunya muncul bergelantungan dari bagian sulur di ketiak batang. Sayur labu siam ini mirip buah mentimun atau labu kuning dan biasanya labu siam dipanen saat buah masih muda.  Karena buah labu siam ketika masih muda tidak terlalu banyak mengandung getah, selain itu kulitnya tipis dan daging buahnya masih lunak.  Banyak manfaat yang bisa didapatkan sayur labu siam ini, salah satunya adalah manfaat untuk kesehatan dan manfaat labu siam untuk bayi. Selain itu labu siam juga baik dikonsumsi ibu hamil dan ibu menyusui.  Kebutuhan akan nutrisi dan juga vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh bayi bisa didapatkan dari labu siam. Seperti kandungan serat yang tinggi yang baik untuk melancarkan pencernaan dan mengatasi sembelit.  Tanaman labu siam pertama kali di temukan oleh Patrick di Jamaika pada tahun 1756 yang kemudian menjadi sangat populer di kawasan Malaysia, Filipina dan juga Indonesia. Namun tahukah Anda bahwa labu siam sebenarnya berasal dari Thailand yaitu tepatnya di wilayah Siam.  Tanaman labu siam sendiri sudah bisa dipanen sekitar 30 hari setelah terjadinya penyerbukan bunga. Sementara dalam sekali panen, labu siam ini bisa mencapai 150 buah dalam satu musim.  Manfaat labu siam untuk bayi dan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Labu siam memiliki kandungan nutrisi dan juga vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh bayi. Salah satu manfaat labu siam untuk bayi yaitu dapat membantu mengatasi bayi sembelit dan aman untuk pencernaan sang bayi yang belum sempurna.  Manfaat ini didapatkan dari serat sebanyak 1,7 g per 100 g nya yang terkandung di dalam labu siam tersebut.  Selain itu, manfaat labu siam untuk bayi selanjutnya adalah dapat membantu mencegah bayi lahir cacat. Manfaat ini bisa didapatkan bagi para ibu hamil yang mengonsumsinya dari kandungan B komplek yakni folat yang terkandung dalam labu siam.  Dimana folat merupakan kandungan gizi yang sangat dibutuhkan dan sangat baik dalam proses pembelahan sel, sehingga ibu hamil yang mengonsumsinya akan mendukung dan membantu pertumbuhan bayi dan juga bisa menghindarkan bayi terlahir cacat syaraf.  Selain itu, manfaat labu siam untuk bayi juga bisa menjadi sumber stamina, manfaat tersebut didapatkan dari potassium yang ada di dalamnya. Dimana potassium ini adalah jenis elektrolit yang berfungsi sebagai sumber stamina untuk bayi.  Masalah yang sering dialami oleh bayi diantaranya adalah kembung. Kembung adalah gangguan yang terjadi pada bagian perut. Maka dari itu jika bayi Anda sedang mengalami gangguan pada bagian perut atau kembung, Anda bisa memberinya perasan air labu siam atau diolah menjadi jus.  Manfaat labu siam untuk bayi yang lainnya yaitu sebagai sumber dari berbagai mineral bagi tubuh bayi. Seperti zat besi, fosfor, potassium dan juga mineral yang ada di dalamnya bisa membantu menjaga sistem kekebalan tubuh bayi, menjaga kepadatan dan kekuatan gigi dna tulang, serta mempertahankan kesehatan metabolisme dalam tubuh bayi.
Apa Sajakah Khasiat dan Manfaat Labu Siam Untuk Bayi? Berikut Selengkapnya.
Labu siam merupakan salah satu sayur yang masih tergolong ke dalam keluarga labu. Tanaman ini merambat dan buah labunya muncul bergelantungan dari bagian sulur di ketiak batang. Sayur labu siam ini mirip buah mentimun atau labu kuning dan biasanya labu siam dipanen saat buah masih muda.

Karena buah labu siam ketika masih muda tidak terlalu banyak mengandung getah, selain itu kulitnya tipis dan daging buahnya masih lunak.

Banyak manfaat yang bisa didapatkan sayur labu siam ini, salah satunya adalah manfaat untuk kesehatan dan manfaat labu siam untuk bayi. Selain itu labu siam juga baik dikonsumsi ibu hamil dan ibu menyusui.

Kebutuhan akan nutrisi dan juga vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh bayi bisa didapatkan dari labu siam. Seperti kandungan serat yang tinggi yang baik untuk melancarkan pencernaan dan mengatasi sembelit.

Tanaman labu siam pertama kali di temukan oleh Patrick di Jamaika pada tahun 1756 yang kemudian menjadi sangat populer di kawasan Malaysia, Filipina dan juga Indonesia. Namun tahukah Anda bahwa labu siam sebenarnya berasal dari Thailand yaitu tepatnya di wilayah Siam.

Tanaman labu siam sendiri sudah bisa dipanen sekitar 30 hari setelah terjadinya penyerbukan bunga. Sementara dalam sekali panen, labu siam ini bisa mencapai 150 buah dalam satu musim.

Manfaat labu siam untuk bayi dan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya.
Labu siam memiliki kandungan nutrisi dan juga vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh bayi. Salah satu manfaat labu siam untuk bayi yaitu dapat membantu mengatasi bayi sembelit dan aman untuk pencernaan sang bayi yang belum sempurna.

Manfaat ini didapatkan dari serat sebanyak 1,7 g per 100 g nya yang terkandung di dalam labu siam tersebut.

Selain itu, manfaat labu siam untuk bayi selanjutnya adalah dapat membantu mencegah bayi lahir cacat. Manfaat ini bisa didapatkan bagi para ibu hamil yang mengonsumsinya dari kandungan B komplek yakni folat yang terkandung dalam labu siam.

Dimana folat merupakan kandungan gizi yang sangat dibutuhkan dan sangat baik dalam proses pembelahan sel, sehingga ibu hamil yang mengonsumsinya akan mendukung dan membantu pertumbuhan bayi dan juga bisa menghindarkan bayi terlahir cacat syaraf.

Selain itu, manfaat labu siam untuk bayi juga bisa menjadi sumber stamina, manfaat tersebut didapatkan dari potassium yang ada di dalamnya. Dimana potassium ini adalah jenis elektrolit yang berfungsi sebagai sumber stamina untuk bayi.

Masalah yang sering dialami oleh bayi diantaranya adalah kembung. Kembung adalah gangguan yang terjadi pada bagian perut. Maka dari itu jika bayi Anda sedang mengalami gangguan pada bagian perut atau kembung, Anda bisa memberinya perasan air labu siam atau diolah menjadi jus.

Manfaat labu siam untuk bayi yang lainnya yaitu sebagai sumber dari berbagai mineral bagi tubuh bayi. Seperti zat besi, fosfor, potassium dan juga mineral yang ada di dalamnya bisa membantu menjaga sistem kekebalan tubuh bayi, menjaga kepadatan dan kekuatan gigi dna tulang, serta mempertahankan kesehatan metabolisme dalam tubuh bayi.

Baca Jiga Artikel Lainnya Mengenai :
Selain itu manfaat labu siam untuk bayi juga bisa menurunkan demam pada anak bayi. Khasiat atau manfaat tersebut bisa didapatkan dari pengolahan labu siam yang baik. Berikut adalah cara mengolah labu siam untuk dikonsumsi anak bayi.

Tim labu siam daging giling, berikut adalah bahan dan cara memasaknya :

1. Bahan

  • Siapkan beras sebanyak 60 gram, setengah matang
  • Daging sapi giling sebanyak 1 sendok makan
  • Garam 1/3 sendok teh
  • Wortel 1 sendok makan dipotong menjadi dadu
  • Labu siam 75 gram diparut
  • Margarin sebanyak 1 sendok teh

2. Cara membuat

  • Langkah pertama yaitu masak beras kemudian aduk bersama daging giling, garam, air dan tambahkan gula pasir.
  • Setelah itu masukkan ke dalam mangkuk yang tahan akan panas, lalu kukus hingga hampir matang. Aduk sebentar kemudian tambahkan labu siam yang sudah diparut dan wortel yang sudah dipotong kecil-kecil.
  • Setelah selesai menambahkan bahan tersebut, kukus kembalis hingga matang. Tambahkan margarin kemudian aduk sampai merata, angkat dan siap disajikan.
Dengan pengolahan labu siam yang baik tentu akan membuat anak Anda bertambah nafsu makannya, karena labu siam sendiri termasuk sayuran yang digemari oleh anak-anak karena rasanya yang manis. Nilai gizi labu siam per porsinya yaitu energi sebanyak 176.6 kkal, lemak 5.7 gram, protein 4.9 gram dan karbohidrat 26.7 gram.
Makanan yang baik untuk bayi  Dalam ilmu medis sendiri, bayi sudah mulai bisa diberi asupan tambahan selain asupan ASI memasuki usia 4 sampai 6 bulan ke atas. Supaya perkembangannya berlangsung dengan baik dna sesuai harapan, disarankan sekali untuk memberi makanan yang sehat untuk anak bayi yang sesuai usianya.  Para pakar mengatakan bahwa pada usia ini sistem pencernaan pada bayi sudah mulai bisa memproses makanan padat. Tidak hanya itu, bayi juga sudah mulai membutuhkan nutrisi lebih dari sekedar asupan ASI.  Contohnya pada usia tersebut pasokan atau asupan zat besi alami pada tubuh sang bayu mulai berurang, sehingga akan membutuhkan asupan pendukung agar tidak berkurang nutrisinya.  Anda bisa memperhatikan dari hal-hal seperti berat badan mulai naik dua kali lipat dari bobotnya, sudah bisa mengangkat kepala dan leher, atau sudah mulai tertarik dengan makanan yang Anda makan dengan mencoba untuk memagang makanan tersebut, atau sudah bisa menahan makanannya di dalam mulut dan sudah terlihat kelaparan walaupun sudah diberi susu.  Jika sudah mengalami beberapa hal di atas itu menandakan bahwa bayi Anda siap untuk diberi tambahan makanan padat seperti di bawah ini.  Makanan sehat pertama yaitu sereal yang diolah dari salah satu jenis biji-bijan yang sudah Anda beri tambahan zat besi. Untuk kemudian diberi tambahan dan dicampur dengan ASI, air mineral atau susu formula. Untuk menu makanan ini cocok diberikan untuk bayi pada usia 4 sampai 6 bulan.  Atau Anda bisa memberinya yogurt ketika bayi tersebut usia 6 bulan. Kandungan vitamin D dan juga kalsium yang tinggi dalam yogurt bisa memberi efek yang bagi untuk pertumbuhan tulang dan juga giginya.  Seperti halnya manfaat labu siam untuk bayi yang didapat dari kandungan kalsium, dimana kalsium tersebut bisa membantu dalam perkembangan dan pertumbuhan gigi dan tulang sang bayi.  Anda juga bisa memberikan makanan sehat yang berupa sayur dedaunan yang berwarna hijau gelap. Seperti bayam. Di dalam bayam ini terkandung zat besi dan juga folat tinggi yang sangat baik untuk kesehatannya.  Demikianlah beberapa manfaat labu siam untuk bayi dan juga beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang ada dalam labu siam. Selain itu ada juga beberapa makanan sehat yang bisa dikonsumsi anak bayi pada usia 4 sampai dengan 6 tahun. Semoga bermanfaat dan membantu Anda.

Makanan yang baik untuk bayi

Dalam ilmu medis sendiri, bayi sudah mulai bisa diberi asupan tambahan selain asupan ASI memasuki usia 4 sampai 6 bulan ke atas. Supaya perkembangannya berlangsung dengan baik dna sesuai harapan, disarankan sekali untuk memberi makanan yang sehat untuk anak bayi yang sesuai usianya.

Para pakar mengatakan bahwa pada usia ini sistem pencernaan pada bayi sudah mulai bisa memproses makanan padat. Tidak hanya itu, bayi juga sudah mulai membutuhkan nutrisi lebih dari sekedar asupan ASI.

Contohnya pada usia tersebut pasokan atau asupan zat besi alami pada tubuh sang bayu mulai berurang, sehingga akan membutuhkan asupan pendukung agar tidak berkurang nutrisinya.

Anda bisa memperhatikan dari hal-hal seperti berat badan mulai naik dua kali lipat dari bobotnya, sudah bisa mengangkat kepala dan leher, atau sudah mulai tertarik dengan makanan yang Anda makan dengan mencoba untuk memagang makanan tersebut, atau sudah bisa menahan makanannya di dalam mulut dan sudah terlihat kelaparan walaupun sudah diberi susu.

Jika sudah mengalami beberapa hal di atas itu menandakan bahwa bayi Anda siap untuk diberi tambahan makanan padat seperti di bawah ini.

Makanan sehat pertama yaitu sereal yang diolah dari salah satu jenis biji-bijan yang sudah Anda beri tambahan zat besi. Untuk kemudian diberi tambahan dan dicampur dengan ASI, air mineral atau susu formula. Untuk menu makanan ini cocok diberikan untuk bayi pada usia 4 sampai 6 bulan.

Atau Anda bisa memberinya yogurt ketika bayi tersebut usia 6 bulan. Kandungan vitamin D dan juga kalsium yang tinggi dalam yogurt bisa memberi efek yang bagi untuk pertumbuhan tulang dan juga giginya.

Seperti halnya manfaat labu siam untuk bayi yang didapat dari kandungan kalsium, dimana kalsium tersebut bisa membantu dalam perkembangan dan pertumbuhan gigi dan tulang sang bayi.

Anda juga bisa memberikan makanan sehat yang berupa sayur dedaunan yang berwarna hijau gelap. Seperti bayam. Di dalam bayam ini terkandung zat besi dan juga folat tinggi yang sangat baik untuk kesehatannya.

Demikianlah beberapa manfaat labu siam untuk bayi dan juga beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang ada dalam labu siam. Selain itu ada juga beberapa makanan sehat yang bisa dikonsumsi anak bayi pada usia 4 sampai dengan 6 tahun.

Nah, untuk postingan berikutnya kita akan membahas mengenai manfaat labu siam untuk diet yang lebih efektif.
Semoga bermanfaat dan membantu Anda.

Silahkan Berkomentar Sesuai Dengan Artikel.
Terima Kasih Atas Komentarnya.
EmoticonEmoticon